Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘hamidi’

Sekarang mari kita tengok contoh ketiga, yakni dari diri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, saat bermuamalah dengan Abdullah bin Ubay bin Salul. Abdullah bin Ubay terkenal sebagai tokoh kaum munafiqin di masa

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Imam Ahmad rahimahullah telah disiksa dan diperlakukan secara zalim. Namun beliau tidak pernah membuka lagi catatan-catatan masa lalu saat ketika disiksa, tidak ingin mengingat orang-orang yang dahulu pernah terlibat

(lebih…)

Read Full Post »

Ayyuhal Ikhwan, banyak sekali contoh dari sikap salufus shalih yang patut kita teladani berkaitan dengan sifat ‘afuu. Di sini kami tidak banyak gunakan sebagai contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wasalam, lantaran beberapa sebab.

Pertama, karena akhlak Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah akhlak

(lebih…)

Read Full Post »

Materi ini diarahkan pada seluruh kalangan baik ulama, du’at, thulabul ilmi dan mereka yang memangku jabatan, baik jabatan tinggi atau-pun rendah. Juga ditujukan kepada para bapak, ibu, para pendidik dan pengajar serta orang awam pada umumnya. Demikian pula ditujukan kepada semua yang

(lebih…)

Read Full Post »

AKHLAK ORANG YANG BERJIWA BESAR (BAG. I)

Oleh: Fadhilatus Syaikh Dr. Khalid bin Utsman as-Sabt –hafidzahullah

Alih Bahasa: Team al-Inshof

Pembaca budiman, disebabkan akhlak dan perangai terpuji begitu tinggi kedudukannya di mata Allah Ta’ala dan umat secara umum, terlebih bagi mereka yang mengusung misi dakwah Ahlu Sunnah wal Jama’ah, maka kami tergerak mengalih-bahasakan sebuah muhadharah (ceramah) ilmiyah yang

(lebih…)

Read Full Post »

KAIDAH KESEMBILAN: MEMBERIKAN HAK YANG TEPAT KEPADA RASULULLAH

SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WA SALLAM, TIDAK BERLEBIHAN DAN MENYIMPANG.

Ada dua kelompok yang menyimpang dari sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan manhaj salaf dalam mempelajari sirah nabawiyah:

  1. Kelompok yang tidak memberikan hak Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana mestinya, misalnya dalam hal menghormati, menghargai dan mengagungkannya. Mereka mempelajari sirahnya seperti mempelajari biografi tokoh-tokoh lainnya. Mereka melihat dari sisi keagungan pribadinya, kehebatannya dalam memimpin, kepahlawanannya, statusnya sebagai seorang kepala negara dan orang yang memperbaiki kondisi masyarakat. Mereka mengabaikan sisi yang paling tinggi (penting) dalam kehidupannya yaitu mendapat kehormatan mendapat wahyu dari Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa dan menjadi nabi dan rasul penutup. Ada riwayat yang perlu mereka ketahui dan pelajari yaitu riwayat dari Abu Sufyan pada saat Fathu Makkah. Beliau berkata kepada Al Abbas ketika melihat pasukan kaum muslimin (sahabat) -semoga Allah meridloi mereka-: “Demi Allah, sungguh kekuasaan keponakanmu hari ini menjadi besar, Al Abbas menjawab: “Tidak (celakalah kamu), wahai Abu Sufyan, sesungguhnya ini adalah kenabian.” Abu Sufyanpun menjawab: “Ya, memang demikian.”[1] (lebih…)

Read Full Post »

Mengenal Universitas Islam Madinah (2)

Program Pendidikan yang Ditawarkan


Al Jaami’ah al Islamiyyah bil Madinah al Munawwarah atau Islamic University of Medina (IUM) memiliki beberapa program pendidikan yang ditawarkan, mulai dari tingkat menengah (al-Ma’had al-Mutawassith), tingkat atas (al-Ma’had ats-Tsanawi), Sarjana (S1) dan Pascasarjana (Diploma Tinggi, S2, dan S3). Selain itu, Al Jaami’ah al Islamiyyah bil Madinah al Munawwarah atau Islamic University of Medina (IUM) juga memiliki Institut Pengajaran Bahasa Arab bagi non-Arab yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa/siswa yang belum mampu berbahasa Arab dengan baik. Seluruh jenjang pendidikan ini terbuka lebar bagi seluruh warga negara asing (non Saudi).

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »